Headlines News :
Home » » BUPATI DATANGI PONPES AL-IDRISIYYAH

BUPATI DATANGI PONPES AL-IDRISIYYAH

Written By Unknown on Jumat, 03 Mei 2013 | 09.48.00

Jum'at, 3 Mei 2013
BUPATI DATANGI PONPES AL-IDRISIYYAH
                 
Kunjungan Bupati Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul Ulum bersilaturrahim dengan keluarga besar Pondok Pesantren

Al-Idrisiyyah.

TASIK – Bupati Tasikmalaya H Uu Ruzhanul Ulum mendatangi Pondok Pesantrean Al-Idrisiyyah kemarin (1/5). Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya itu untuk bersilaturrahmi kepada para kiai dan keluarga besar ponpes di utara Kabupaten Tasikmalaya ini.
“Sebaik-baiknya umaro adalah yang suka datang kepada ulama untuk minta doanya, minta karomahnya, supaya masa kepemimpinan saya ada dalam lindungan Allah SWT,” ujar Uu kepada wartawan usai mendatangi Ponpes Al-Idrisiyyah kemarin (1/5).

Mengenai persoalan tudingan sebagian kepada Ponpes Al-Idrisiyyah yang mencuat di publik dan media, kata dia, dirinya meminta semua pihak tidak men-judge tanpa aturan dan hukum yang berlaku. Percayakan persoalan ini kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tasikmalaya yang lebih berwenang. “Saya kira fatwa mejelis ulama dijadikan rujukan oleh kelompok-kelompok masyarakat saat ini.” tutur dia.

Dia menyayangkan adanya konflik antara sesama umat muslim. Konflik ini akan menjadi bahan ejekan orang lain. Dia berharap semua pihak bisa meredam dan meminimalisir perilaku-perilaku yang melanggar aturan. “Majelis ulama tidak mengeluarkan fatwa yang gegabah,” jelasnya.
Pondok pesantren, kata dia, adalah pilar agama dan bnteng akidah sehingga harus dijaga oleh umat Islam. Kalau benteng dan pilar agamanya sudah roboh, maka tidak akan ada yang membentengi agama dan akidah. “Mari kita jaga pondok pesantren oleh semua,” papar dia.

Perwakilan keluarga besar Ponpes Al-Idrisiyyah H. Dedi SE Muhammad Romli mengatakan silaturrami dengan kepala daerah ini menunjukkan kenegarawanan bahwa konflik yang berpotensi tinggi harus segera dideteksi. Dia juga khawatir konflik umat Islam ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Langkah Bupati itu, kata dia, adalah langkah bagus menengahi persoalan yang bisa memicu konflik horizontal dan vertikal. Apalagi Bupati juga lahir dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya. “Kalau semua egoisnya tinggi berbahaya,”kata dia. (snd)
Sumber: Radar Tasikmalaya, Kamis, 2 Mei 2013


Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blog alidrisiyyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger