Headlines News :
Home » » Dzikrul Maut Bisa Mengikis Penyakit Wahn Pada Hati Manusia

Dzikrul Maut Bisa Mengikis Penyakit Wahn Pada Hati Manusia

Written By Tarekat Idrisiyyah on Minggu, 27 Maret 2016 | 07.54.00

Minggu, 27 Maret 2016
Haul Mendiang Istri KH. Munzir Tamam, MA di Klender
Dzikrul Maut Bisa Mengikis Penyakit Wahn Pada Hati Manusia
                 
Syekh Fathurahman
Mengajak Dzikrul Maut dalam tausiyahnya
                     
al-idrisiyyah.com, Jakarta Timur – Jum’at malam lalu, tepatnya ba’da shalat Isya, 16 Jumadil Akhir 1437 H (25/3) ratusan umat muslim Jakarta berkumpul di kediaman KH. Munzir Tamam, MA di daerah Klender, Jakarta Timur. Mereka datang atas undangan mantan ketua MUI Jakarta tersebut dalam acara haul mendiang istrinya,almarhumah Ibu Siti Fauzah binti Tubagus Mahdi.

Pada ruang utama rumahnya tampak hadir para tokoh masyarakat Jakarta, para Habaib, para Kiyai, para Mursyid . Sebut saja Syekh Muhammad Fathurahman, M.Ag, Mursyid Tarekat Al Idrisiyyah, Sandiaga Salahudin Uno, bakal calon gubernur DKI Jakarta, habib Ahyad Banahsan, KH. Abah Anom Kusumajati dari Cirebon,  Dr. Hasbiyallah, Kiyai Salim Basalamah, Kiyai Tubagus Memet dari Banten dan sejumlah alim ulama lainnya. Ratusan Jamaah pun turut meramaikan haul tersebut dengan duduk mengikuti rangkaian sholawat, dzikir, tausiyah dan doa di pelataran parkir kediaman ulama kharismatik itu.

Sejak acara di mulai, jamaah tampak khidmat mengikuti rangkaian sholawat dan dzikir yang dipandu salah satu kiyai , hingga pada saat mahallul qiyam , bacaan sholawat terus dikumandangkan dan jamaah semua berdiri, tidak sedikit diantaranya banyak yang larut tangisnya ungkapan kerinduan kepada Rosulullah SAW ,  dan Tausiyah haul di sampaikan oleh Syekh Muhammad Fathurahman, M.Ag. Dalam tausiyahnya beliau menegaskan kembali bahwa peringatan haul agar dijadikan momentum penting bagi manusia untuk selalu dzikrul maut karena disitulah intinya, menurutnya mengingat akan kematian adalah amalan hati yang jika dilakukan dapat mengikis salah satu penyakit hati yaitu Wahn yang pernah di isyaratkan Rosulullah Saw dalam salah satu haditsnya, “Dzikrul maut dalam perspektif ilmu tasawuf adalah mampu mengambil i’tibar dari kematian, sehingga sikap yang akan timbul adalah mempersiapkan kematian sebelum ajal itu tiba” terangnya.

Sebagai sample, Syekh Fathurahman mengisahkan kejadian Fir’aun disaat-saat sakaratul mautnya ketika hawa nafsunya sudah tidak berdaya dan hanya kematian yang  dihadapinya di tengah laut, disitu barulah ia tunduk dan mengimani Tuhannya nabi Musa a.s dan bani Israil kala itu. Namun saat itu pintu taubat sudah di tutup. “ Maka bagi ahli makrifat, esok adalah kematian, hari ini adalah persiapan dan perbekalan, insya Allah waktu akan selalu produktif dan tidak sia-sia sebab selalu mempersiapkan diri dan membekali dirinya untuk kematian esoknya”. Terangnya lagi memberikan inspirasi kepada hadirin.

Hidangan santapan kebuli mengakhiri acara haul yang di iringi ramah tamah seluruh undangan dengan KH. Munzir Tamam serta mendo’akan mendiang istrinya. (rz)

Sumber : http://www.al-idrisiyyah.com/read/article/660/dzikrul-maut-bisa-mengikis-penyakit-wahn-pada-hati-manusia

Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blog Al-Idrisiyyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger