Headlines News :
Home » » Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Ponpes Al-Idrisiyyah

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Ponpes Al-Idrisiyyah

Written By Saimin Satoto on Selasa, 13 September 2016 | 15.53.00

al-idrisiyyah.com | Tasikmalaya - Lokasi yang sama seperti pelaksanaan Sholat Idul Fitri, pada hari Senin (12/09/2016) Zawiyah Pusat Tarekat Al-Idrisiyyah melaksanakan Sholat Idul Adha 1437 H di depan Masjid Al-Fatah yang baru. 

Idul Adha 1437 H di Pesantren Al-Idrisiyyah
Syekh sedang mengisi Khutbah Ied
                     
Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Pondok Pesantren Al-Idrisiyyah ini dilaksanakan tepat pada pukul 06.00 WIB. Bertindak sebagai imam adalah ustadz Zaini Dahlan Lc, S.Pd.I dan khotib disampaikan langsung oleh Mursyid Al-Idrisiyyah, Syekh Muhammad Fathurahman, M.Ag. 

Syekh Muhammad Fathurahman Dalam Khutbahnya menyampaikan bahwa di Idul Adha ini terdapat 2 Syari'at, yaitu Udhiyyah atau menyembelih hewan kurban dan Manasik haji dan umroh, sebagai sebuah tanda kemenangan orang-orang yang beriman terutama kemenangan Nabi Ibrahim 'Alaihi Salam (AS) dan keluarganya yang telah melewati banyak ujian dari Allah subhanahu wata'ala (SWT). 

"Nabi Ibrahim lebih mencintai Allah dari pada dirinya dan keluarganya terbukti ketika Allah uji dengan memerintahkan untuk menyembelih Nabi Ismail putranya sendiri dan Beliau sukses melewatinya" ungkap Syekh. 
Syekh menegaskan hakikat qurban bukan mempersembahkan hewan sembelihan kepada Tuhan, "Dalam berqurban, bukan daging dan darah yang akan sampai kepada Allah melainkan keimanan dan ketaqwaan Kita yang akan sampai kepada Allah". 

Syekh menjelaskan kunci kesuksesan Nabi Ibrahim adalah karena didalam hati Nabi Ibrahim AS tertanam keimanan dan keyakinan yang kuat sehingga Beliau lebih cinta kepada Allah SWT dibandingkan keluarganya sendiri.
Buah dari kecintaan kepada Allah menurut Syekh Muhammad Fathurahman adalah akan mampu mengorbankan harta, bahkan diri sehingga terbukalah kebenaran di mata manusia. 
Syekh menjelaskan bahwa dalam kisah Nabi Ibrahim AS, bukan hanya sosok Nabi Ibrahim yang dijadikan figur yang baik bagi seluruh umat manusia, akan tetapi keluarganya layak dijadikan suri teladan yang baik.

Diakhir khutbahnya Syekh Muhammad Fathurahman menyampaikan makna dibalik kisah Nabi Ibrahim dan keluarganya adalah bahwa ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi salam (SAW) merupakan sebuah rangkaian yang menyambung dari nabi-nabi sebelumnya, dan akan disambungkan dan diteruskan oleh ulama-ulama setelah Nabi Muhammad SAW sampai hari kiamat kelak. | (adib/uu)

Sumber : http://www.al-idrisiyyah.com/read/article/863/pelaksanaan-sholat-idul-adha-di-ponpes-al-idrisiyyah
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blog Al-Idrisiyyah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger